Implementasi Satlogi Santri terhadap Spiritualitas dan Kemandirian Santri Putri Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong
DOI:
https://doi.org/10.55210/e21ms671Keywords:
Implementasi, Satlogi santri, Spiritualitas, Kemandirian, Santri putriAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi nilai-nilai Satlogi Santri dalam membentuk spiritualitas dan kemandirian santri putri di Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong. Satlogi Santri merupakan nilai dasar pendidikan pesantren yang menjadi pedoman dalam pembentukan karakter, sikap, dan perilaku santri. Nilai-nilai tersebut meliputi Sopan Santun, Ajeg (Istiqamah), Nasehat, Taqwallah, Ridhallah, dan Ikhlas Lillahi Ta'ala yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari santri melalui pembiasaan, keteladanan, serta berbagai kegiatan pendidikan pesantren. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pengasuh, ustazah, pengurus, dan santri putri di Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong. Data yang diperoleh kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai Satlogi Santri berkontribusi dalam membentuk spiritualitas santri putri melalui pembiasaan ibadah, kedisiplinan, peningkatan kesadaran beragama, serta penanaman nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, implementasi Satlogi Santri juga berpengaruh terhadap terbentuknya kemandirian santri yang ditunjukkan melalui kemampuan bertanggung jawab, mengelola kebutuhan pribadi, mengambil keputusan, dan menyelesaikan berbagai tugas secara mandiri di lingkungan pesantren. Dengan demikian, Satlogi Santri menjadi pedoman penting dalam pembentukan karakter santri yang religius, mandiri, berakhlak mulia, serta memiliki kesadaran spiritual yang baik.



