PENJELAJAHAN RUANG: SUDUT PANDANG PENGGUNA TAMAN LANGSAT, JAKARTA SELATAN

Authors

  • Susanti Muvana Nainggolan Universitas Kristen Indonesia Author
  • Uras Siahaan Universitas Kristen Indonesia Author
  • Jonathan Remindau Rundi Universitas Kristen Indonesia Author
  • Sion Lumban Raja Universitas Kristen Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.55210/8nqz1936

Keywords:

Taman kota, Taman Langsat, Ruang Terbuka Hijau, Kepuasan Pengguna, Arsitektur Lansekap

Abstract

Kecamatan Kebayoran Baru merupakan salah satu wilayah dengan jumlah taman terbanyak di Jakarta Selatan, dan Taman Langsat menjadi salah satu ruang terbuka hijau yang dikelola oleh Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta sebagai upaya penyediaan ruang hijau di kawasan perkotaan. Keterbatasan ruang terbuka hijau di Kota Jakarta menyebabkan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap ruang publik yang mampu mendukung fungsi ekologis sekaligus aktivitas sosial dan rekreasi. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan berbasis sudut pandang pengguna untuk melengkapi kajian yang telah ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kualitas Taman Langsat berdasarkan persepsi pengguna, mengetahui kelebihan dan kekurangan taman, serta menemukan potensi pengembangan taman agar lebih diminati masyarakat. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus melalui observasi lapangan, wawancara, kuesioner, dokumentasi, dan studi literatur. Responden penelitian merupakan pengunjung taman berusia minimal 12 tahun yang bersedia mengisi kuesioner. Data dianalisis secara deskriptif menggunakan teknik triangulasi untuk memperkuat validitas hasil penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Taman Langsat diapresiasi karena memiliki lingkungan yang asri, nyaman, mudah diakses, aman, dan mendukung aktivitas sosial maupun rekreasi masyarakat. Namun, masih ditemukan beberapa kendala seperti keterbatasan fasilitas olahraga, kondisi sanitasi, kurangnya tempat sampah, penataan area pedagang, serta perlunya peningkatan keamanan dan fasilitas edukatif berbasis digital seperti QR code pada koleksi vegetasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Taman Langsat memiliki potensi besar sebagai ruang terbuka hijau yang inklusif, edukatif, dan berkelanjutan, serta dapat menjadi referensi bagi pengelolaan taman kota yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat perkotaan.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Angwarmas, F., & Setyabudi, I. (2020). Konsep Perancangan Taman Rekreasi Dan Olahraga Di Kelurahan Balearjosari Kota Malang. Aksen, 5(1), 5–15. https://doi.org/10.37715/aksen.v5i1.1579

Ariesta, D., Sari, K., Fatani, T. M. H. D. R., Setyaningrum, N., & Listya, D. (2023). Identifikasi Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau dan Suhu Permukaan di Jakarta Selatan.

Aulia, A., Rahmawati, N., & Sudibyo, D. P. (2024). Analisis Fungsi Taman Kota Sebagai Ruang Publik Di Kabupaten Sukoharjo Pengendalian Lingkungan Hidup , Peraturan Daerah Kabupaten Sukoharjo Nomor. 4, 382–397.

Ayala-Azcárraga, C., Diaz, D., & Zambrano, L. (2019). Characteristics of urban parks and their relation to user well-being. Landscape and Urban Planning, 189(February), 27–35. https://doi.org/10.1016/j.landurbplan.2019.04.005

Budiman, A., Sulistyantara, B., & Zain, A. F. (2014). Deteksi Perubahan Ruang Terbuka Hijau Pada 5 Kota Besar Di Pulau Jawa (Studi Kasus : DKI Jakarta, Kota Bandung, Kota Semarang, Kota Jogjakarta, Dan Kota Surabaya). Jurnal Lanskap Indonesia, 6(1), 7–15. www.usgs.gov

Daffa, M., Afif, A., Pandiangan, M. L., Samichat, I., & Tafridj, I. (2023). Analisis Dampak Elemen Ruang Luar Terhadap Kualitas Taman Langsat , Kebayoran Baru. 145–150.

Damayanti, A. F., Setyowati, T., & Kunci, K. (2024). Analisis Kinerja Operasi dan Pemeliharaan Fasilitas Taman Berbasis Ramah Lingkungan di Kebayoran Baru. 24–25.

Faiz Ramadhan, & Prima Jiwa Osly. (2019). Analisis Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau Dan Kecukupannya Di Kota Depok. Jurnal Infrastruktur, 5(1), 7–11. https://doi.org/10.35814/infrastruktur.v5i1.663

Firdaus, M. K., Sumabrata, J., Tampi, D. M., & Simanjuntak, E. R. P. (2019). Public Open Space in Realizing Sustainable Urban Development (Study: Environmental Park in East Jakarta, Indonesia). IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 264(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/264/1/012005

Hantono, D. (2019). Kajian Perilaku Pada Ruang Terbuka Publik. NALARs, 18(1), 45. https://doi.org/10.24853/nalars.18.1.45-56

Harjanti, I. M., Zayyansari, A. M., Jalan, A., & Mochtar, G. (2024). Identifikasi Fungsi dan Kriteria Estetika Taman Kota Pasif di Kota Semarang. 1–8.

Helmi, A. Y., Martuni, K., & Dimmera, B. G. (n.d.). Pendahuluan. 78–88.

Ilmi, I. N., Hani, L., & Wardi, S. (2025). Peran dan Kesesuaian Fungsi Taman Kota The Role and Suistanability of Urban Park Functions. 02(02).

Jailani, M. S. (2023). Teknik Pengumpulan Data Dan Instrumen Penelitian Ilmiah Pendidikan Pada Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif. 1, 1–9.

Kurniawan, R. A., Pamungkas, L. S., Studi, P., Arsitektur, P., Yogyakarta, U. T., Kecamatan, B., Kota, U., Wulantara, A., Klitik, W., & Ongkek, K. (2020). PENERAPAN ARSITEKTUR BERKELANJUTAN ( SUSTAINABLE ARCHITECTURE ) PADA PERANCANGAN TAMAN BUDAYA DI. 2(1), 35–39.

Lumenta, K. G., Malik, A. M., & Tungka, A. E. (2024). Persepsi Masyarakat terhadap Fungsi Taman Kota Di Kota Bitung ( Studi Kasus : Taman Dotulong Dan Taman Kesatuan Bangsa ) Community Perception of the Function of City Parks in Bitung City. 13(1).

Matematika, J. I., & Amin, M. Al. (2017). MATH unesa. 2(6).

Nhamo, G., Dube, K., Chapungu, L., & Chikodzi, D. (2023). Quest for NetZero emissions in South African national parks: A tourism perspective. Heliyon, 9(6), e16410. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2023.e16410

Pratiwi, N., Ramadhanti, L. K., & Handayani, E. P. (2023). Pemetaan Taman Kota di Jakarta Selatan menggunakan Sistem Informasi Geografis sebagai Wujud Pembangunan Berkelanjutan. 84–92. https://doi.org/10.2210/jsg.vx1ix.xxx

Pratomo, A., Soedwiwahjono, S., & Miladan, N. (2019). Kualitas Taman Kota Sebagai Ruang Publik Di Kota Surakarta Berdasarkan Persepsi Dan Preferensi Pengguna. Desa-Kota, 1(1), 84. https://doi.org/10.20961/desa-kota.v1i1.12494.84-95

Purnamaselfi, M. W., & Widyasamratri, H. (2022). Studi Literatur : Analisis Penyediaan Ruang Terbuka Hijau di Wilayah Urban. Jurnal Kajian Ruang, 1(1), 29. https://doi.org/10.30659/jkr.v1i1.19976

Purnayudhanto, R., Sibly, M., & Nugraha, Q. S. (2023). Analisis Perubahan Fungsi Lahan Terhadap Ruang Terbuka Hijau Dalam Kurun Waktu 2004-2022 di Kelurahan Srengseng Sawah Jakarta Selatan. 1(2), 12–19. https://doi.org/10.2210/jsg.vx1ix.xxx

Putri, S. A., & Mercynda, T. (2023). Dampak Kebijakan Penataan Ruang Terbuka Hijau Terhadap Pengembangan Taman Bagi Pariwisata (Studi Kasus: Tebet Ecopark). Gemawisata: Jurnal Ilmiah Pariwisata, 19(1), 55–62. https://doi.org/10.56910/gemawisata.v19i1.272

Rahayu, T., Fira, A., Universitas, R., Jalan, K., Jatiwaringin, R., 04, / Rw, Gede, P., Bekasi, K., & Barat, J. (2022). Pola Aktivitas Pada Ruang Terbuka Taman Bambu Cipayung Jakarta Timur. Jurnal Ilmiah ARJOUNA, 7(1), 41.

Sadli, R., & Sukmawati, A. M. (2021). Analisis Pemanfaatan Ruang Terbuka Publik: Studi Di Taman Berlabuh Kota Tarakan. Sustainable, Planning and Culture (SPACE) : Jurnal Perencanaan Wilayah Dan Kota, 3(1), 25–32. https://doi.org/10.32795/space.v3i1.1223

Saladin, M. I., Yulistiyani, A., & Pindo, D. C. (2025). Optimalisasi Fungsi Ekologi di Taman Langsat : Strategi Pengendalian Berbasis Lingkungan.

Saragih, P. R. H. (2015). Penyediaan ruang publik taman kota berbasis teknologi informasi dan komunikasi dalam mendukung jakarta. 1–9.

Setiowati, R., Hasibuan, H. S., & Koestoer, R. H. (2018). Green open space masterplan at Jakarta Capital City, Indonesia for climate change mitigation. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 200(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/200/1/012042

Setiowati, R., Hasibuan, H. S., & Koestoer, R. H. (2021). Analisis Zonasi Hijau di Jakarta Green Zoning Analysis in Jakarta. Tata Loka, 23(2), 212–224.

Sumaryono Maulana Salim, Malik Andy, & Takumansang Esli. (2023). Analisis Penggunaan Taman Aktif Berdasarkan Aktivitas di Kota Manado (Studi Kasus : Kecamatan Sario dan Kecamatan Wenang). Jurnal Spasial, 11(1), 58–67.

Ujdih, C. B., Perwakilan, B. P. K., & Khusus, D. (2025). Pemerintah provinsi daerah khusus ibukota targetkan bangun 21 ruang terbuka hijau pada 2025. 1–5.

Waruwu, B. . H. (2024). Efektivitas pentingnya ruang terbuka hijau terhadap kenyamanan di kawasan kota bogor. 1(2), 1016–1021.

Widjaja, H. (2023). Taman Kota Suropati Sebagai Identitas Kota di DKI Jakarta. Naturalis: Jurnal Penelitian Pengelolaan Sumber Daya Alam Dan Lingkungan, 12(2), 138–146. https://doi.org/10.31186/naturalis.12.2.30287

Yuniastuti, E., & Hasibuan, H. S. (2019). Green Open Space, Towards A Child-Friendly City (A Case Study in Lembah Gurame Park, Depok City, Jakarta Greater Area, Indonesia). IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 328(1). https://doi.org/10.1088/1755-1315/328/1/012016

Downloads

Published

2026-06-11

Issue

Section

Articles

How to Cite

PENJELAJAHAN RUANG: SUDUT PANDANG PENGGUNA TAMAN LANGSAT, JAKARTA SELATAN. (2026). Mozaik : Journal of Art and Architecture, 4(1), 1-12. https://doi.org/10.55210/8nqz1936