IMPLEMENTASI TEKNIK PENGAYAAN STILASI DALAM PROYEK BATIK TULIS DI MATA KULIAH SENI RUPA DAN PRAKARYA
DOI:
https://doi.org/10.55210/42a0y268Keywords:
Hand-drawn batik, Object transformation, Stylization techniques , Art educationAbstract
Sebagian besar mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Universitas Islam Negeri Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo mengaku tidak memiliki bakat seni sehingga merasa ragu dan enggan mengikuti praktik berkesenian, termasuk membatik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses kreatif mahasiswa dalam mencari ide menggambar, mengidentifikasi tantangan dan mendeskripsikan karakteristik motif batik yang dihasilkan. Fokus utamanya untuk memberikan gambaran bahwa berkarya seni pada kenyataannya lebih memerlukan kemauan untuk mencoba hingga mendapatkan keterampilan dalam berkarya. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan melibatkan 53 mahasiswa PGMI yang terbagi ke dalam 16 kelompok. Analisis data menggunakan analisis model Miles dan Huberman, yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa non-seni dapat menghasilkan karya batik yang kreatif dan estetis melalui penerapan teknik stilasi, meskipun menghadapi kendala teknis dan konseptual. Tahapan utama yang dilakukan meliputi eksplorasi ide, pencarian referensi visual, penyederhanaan bentuk (stylisasi), pembuatan sketsa, penyalinan ke kain, dan pewarnaan. Karya-karya yang dihasilkan menunjukkan karakteristik khas seperti motif Merak, Singo Barong, Sulur, dan Kuda-Dhakon, yang menunjukkan perpaduan nilai-nilai tradisional Ponorogo dan inovasi mahasiswa. Temuan penelitian menegaskan bahwa teknik stilasi memberikan kemudahan bagi mahasiswa dalam berkarya. Bakat seni yang selama ini menjadi kekhawatiran mahasiswa dapat diatasi dengan penerapan teknik stilasi.
Downloads
References
Dick, W., Carey, L., & Carey, J. O. (2015). The systematic design of instruction. Pearson Education.
Doellah, Santosa. (2002). Batik: Pengaruh zaman dan lingkungan. Danar Hadi.
Fajarwati, R. S. (Ratna), & Agustin, S. A. (Senja). (2019). Eksplorasi desain motif baru batik majapahit dengan metode desain partisipatif. Jurnal Sains dan Seni ITS, 8(1), 101–106. https://doi.org/10.12962/J23373520.V8I1.41717
Handayani, W., Marlianti, M., & Nurfathonah, S. S. (2023). Pengambangan stilasi Motif Wadasan Cirebon sebagai proses kreatif mahasiswa (studi kasus pada Mata Kuliah Studio IV Prodi Tata Rias Busana ISBI Bandung). ATRAT: Jurnal Seni Rupa, 11(3), 243–249. https://doi.org/10.26742/atrat.v11I3.3184
Jonauskaite, D., Abu-Akel, A., Dael, N., Oberfeld, D., Abdel-Khalek, A. M., Al-Rasheed, A. S., Antonietti, J. P., Bogushevskaya, V., Chamseddine, A., Chkonia, E., Corona, V., Fonseca-Pedrero, E., Griber, Y. A., Grimshaw, G., Hasan, A. A., Havelka, J., Hirnstein, M., Karlsson, B. S. A., Laurent, E., … Mohr, C. (2020). Universal patterns in color-emotion associations are further shaped by linguistic and geographic proximity. Psychological Science, 31(10), 1245–1260. https://doi.org/10.1177/0956797620948810
Kartika, D. S. (2017). Seni rupa modern (Edisi revisi). Rekayasa Sains.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. (2014). Ekonomi kreatif: Kekuatan baru Indonesia menuju 2025. Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Kurniawan, O., & Iskandar, R. (2021). Pendidikan multikultural di sekolah dasar: Eksplorasi batik nusantara berbasis kearifan lokal. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(02), 173–182. https://doi.org/10.21009/JPD.V12I02.26790
Maghfiroh, A. N. (2016). Tanaman kopi arabika dan robusta sebagai sumber ide dalam pembuatan motif batik kain panjang. Institut Seni Indonesia Yogyakarta.
Mahardhika, G. A., Sunarto, S., & Lestari, W. (2022). Analisis kebutuhan seni dalam PAI di sekolah dasar melalui inspirasi Batik Rifa’iyah Batang. Imaji: Jurnal Seni dan Pendidikan Seni, 20(2), 131–139. https://doi.org/10.21831/imaji.v20I2.50396
Meisena, T. D., Sitorus, A. A. K., Mediansyah, J., & Dianthi, M. H. (2026). Educational disparities in underdeveloped regions: Limited facilities, the role of teachers, and the challenges of digitalization. Journal of Multidisciplinary Research, 2(3), 167–174. https://doi.org/10.70963/jmr.v2I3.518
Miranti, A., Lilik, L., Winarni, R., & Surya, A. (2021). Representasi pendidikan karakter berbasis kearifan lokal dalam Motif Batik Wahyu Ngawiyatan sebagai muatan pendidikan senirupa di Sekolah Dasar. Jurnal Basicedu, 5(2), 546–560. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5I2.763
Negara, T. D. W. (2018). Introducing values of local cultural through batik motifs as the identity of Surabaya City. Proceedings of the 1st International Conference on Education Innovation (ICEI 2017), 332–334. https://doi.org/10.2991/ICEI-17.2018.88
Palmiero, M. (2020). The relationships between abstraction and creativity. Creativity and the Wandering Mind: Spontaneous and Controlled Cognition, 73–90. https://doi.org/10.1016/B978-0-12-816400-6.00004-3
Proborini, C. A., Prihantini, A. C., Utama, G. T., Candra, I. A. I., & Mahendra, M. P. (2026). Implementasi pembelajaran lagu daerah dengan pendekatan deep learning di Sekolah Dasar. Mozaik, 4(1), 13–24.
Rahayu, S. K., & Katiah, K. (2021). Stilasi burung luntur kasumba dengan teknik digital printing pada busana ready to-wear. Nuansa Journal of Arts and Design, 5(1), 34–42. https://doi.org/10.26858/njad.v5I1.19275
Saadatfar, H., & Marasi, M. (2026). Identifying compositional elements in painting based on content analysis of educational resources. Paykareh, 15(43), 45–59. https://doi.org/10.22055/PYK.2026.20582
van de Kamp, M. T., Admiraal, W., & Rijlaarsdam, G. (2016). Becoming original: Effects of strategy instruction. Instructional Science, 44(6), 543–566. https://doi.org/10.1007/S11251-016-9384-Y
Ware, C. (2022). Color. Visual Thinking for Information Design, 65–86. https://doi.org/10.1016/B978-0-12-823567-6.00004-5




